Diagonal Select - Hello Kitty 2

Rabu, 06 Oktober 2010

Tugas ISD Bab 2

Diposting oleh Rr.Raharjeng TW (ajeng) di 05.30 0 komentar
 Nama : Rr. Raharjeng TW
 Npm : 15110521
 Kelas : 1Ka26
 Tugas : ISD Bab 2


Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

Tujuan Instruksional Umum :
Mahasiswa dapat memahami dan menghayati berbagai kenyataan yang diwujudkan oleh pertumbuhan penduduk yang cepat ,Mengkaji pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial, Mengkaji hubungan antar masalah penduduk dengan perkembangan kebudayaan


Tujuan Instruksional Khusus :
1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penduduk
2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat
3. Mahasiswa dapat menjelaskan pegnertian kebudayaan
4. Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan
kebudayaan

5. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang permasalahan penduduk
6. Mahasiswa dapat menulliskan rumusan angka kelahiran
7. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian angka kelahiran
8. Mahasiswa dapat menjelaskan dinamika penduduk
9. Mahasiswa dapat menyebutkan tiga pyramid penduduk
10. Mahasiswa dapat menjelaskan pyramid penduduk muda, pyramid penduduk tua dan
pyramid penduduk stasioner
11. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang persebaran penduduk
12. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian rasio ketergantungan
13. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian kebudayaan
14. Mahasiswa dapat menjelaskan 7 unsur kebudayaan
15. Mahasiswa dapat menjelaskan wujud kebudayaan
16. dapat menerangkan pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan
17. Mahasiswa dapat menjelaskan 4 macam norma menurut kekuatan pengikatnya
18. Mahasiswa dapat memberikan contoh norma-norma yang ada di masyarakat
19. Mahasiswa dapat menjelaskan 8 pranata sosial yang ada di masyarakat


Menjawab no 1 s/d 4



BAB 2
Penduduk, Masyarakat, Kebudayaan
1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penduduk
2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat
3. Mahasiswa dapat menjelaskan pegnertian kebudayaan
4. Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan            
     kebudayaan


1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian penduduk
                                 
Penduduk, dalam pengertian luas diartikan sebagai kelompok organisme sejenis yang berkembang biak dalam suatu daerah tetentu. Penduduk dalam arti luas itu sering diistilahkan popuasi dan disini dapat meliputi populais hewan, tumbuhan dan juga manusia. Dalam kesempatan ini penduduk digunakan dalam pengertian orang-orang yang mendiami wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula.



Study Kasus :

Sensus Penduduk (SP) merupakan kegiatan nasional yang penyelenggaraannya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 dan sekaligus merupakan rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada tahun 2010 mendatang, tepatnya pada tanggal 1-31 Mei 2010 SP akan kembali digelar untuk yang keenam kalinya sejak kemerdekaan.

Data statistik kependudukan hasil SP2010 ini merupakan data yang sangat ditunggu dan diharapkan oleh semua pihak karena sampai saat ini hasil registrasi penduduk belum dapat menghasilkan data kependudukan seperti yang diharapkan, yaitu mampu memberikan gambaran keadaan penduduk Indonesia. Penyajian data sampai wilayah administratif terkecil sangat berguna bagi perencanaan pembangunan agar tepat guna dan tepat sasaran.
Opini :

Menurut saya, penduduk ialah orang orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, untuk mengetahui jumlah dan penyebaran penduduk maka pemerintah perlu melaksanakan sensus penduduk .

2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian masyarakat

Masyarakat adalah suatu kesatuan kehidupan sosial manusia yang menempati wilayah tertentu, yang keteraturannya dalam kehidupan sosialnya telah dimungkinkan karena memiliki pranata sosial yang telah menjadi tradisi dan mengatur kehidupannya. Tekanannya disini terletak pada adanya pranata sosia, tanpa pranata sosial kehidupan bersama didalam masyarakat tidak mungkin dilakukan secara teratur. Pranata sosial disini dimaksudkan sebagai perangkat peraturan yang mengatur peranan serta hubungan antar anggota masyarakat, baik secara perseorangan maupun secara kelompok.


  Study Kasus :

 Setiap masyarakat senantiasa mempunyai penghargaan tertentu terhadap hal-hal tertentu dalam masyarakat yang bersangkutan. Kalau suatu masyarakat lebih menghargai kekayaan material dari pada kehormatan, misalnya maka mereka yang mempunyai kekayaan material akan material akan menempati kedudukan yang lebih tinggi. Apabila dibandingkan dengan pihak lain. Gejala tersebut menimbulkan lapisan masyarakat yang merupakan pembedaan seseorang atau sekelompok orang dalam kedudukan yang berbeda secara vertikal.
   
Opini :

Menurut saya, sikap masyarakat yang membedakan berdasarkan ukuran kekayaan material itu kurang baik, di dalam masyarakat seharusnya tidak perlu membedakan berdasarkan materi, karena di dalam masyarakat baik yang kaya atau miskin pasti akan saling membutuhkan satu sama lain.


3. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian kebudayaan          

Kebudayaan merupakan hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, sedangkan rasa mewujudkan segala norma dan nilai untuk mengatur kehidupan dan selanjutna
Ilmu Sosial Dasar – ATA 07/08 Halaman 2 dari 13
cipta merupakan kemampuan berpikir kemampuan mental yang menghasilkan filsafat dan ilmu pengetahuan (Selo Sumarjan dan Sulaiman S.).

Study Kasus :

Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari tidak terlepas dari ikatan budaya yang diciptakan. Ikatan budaya tercipta oleh masyarakat yang bersangkutan, baik dalam keluarga, organisasi, bisnis maupun bangsa. Budaya membedakan masyarakat satu dengan yang lain dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Budaya mengikat anggota kelompok masyarakat menjadi satu kesatuan pandangan yang menciptakan keseragaman berperilaku atau bertindak. Seiring dengan bergulirnya waktu, budaya pasti terbentuk dalam organisasi dan dapat pula dirasakan manfaatnya dalam memberi kontribusi bagi efektivitas organisasi secara keseluruhan.

Opini :

 Menurut saya, budaya dalam suatu kelompok masyarakat itu memberikan ciri atau perbedaan dengan masyarakat lain, pasti memiliki budaya berbeda dalam cara berinteraksi dan bertindak menyelesaikan suatu pekerjaan. Dengan keanekaragaman budaya, maka Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya. Dan kelompok masyarakat wajib melestarikan budaya yang telah dimilikinya.

4.  Mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan Kebudayaan

Penduduk masyarakat dan kebudayaan adalah konsep-konsep yang pertautannya satu sama lain sangat berdekatan. Bermukimnya penduduk dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, memungkinkan untuk terbentuknya masyarakat di wilayah tersebut. Ini berarti masyarakat akan
Ilmu Sosial Dasar – ATA 07/08 Halaman 1 dari 13
terbentuk bila ada penduduknya sehingga tidak mungkin akan ada masyarakat tanpa penduduk, masyarakat terbentuk karena penduduk. Sudah barang tentu penduduk disini yang dimaksud adalah kelompok manusia, bukan penduduk/populasi dalam pengertian umum yang mengandung arti kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu.
Demikian pula hubungan antara masyarakat dan kebudayaan, ini merupakan dwi tunggal, hubungan dua yang satu dalam arti bahwa kebudayaan merukan hasil dari suatu masyarakat, kebudayaan hanya akan bisa lahir, tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Tetapi juga sebaliknya tidak ada suatu masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Hubungan antara masyarakat dan kebudayaan inipun merupakan juga hubungan yang saling menentukan.
Study Kasus :
Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari  karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepntingan masyarakat.
Rasa yang meliputi jiwa manusia mewujudkan sega norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasarakatan  alam arti luas., didalamnya termasuk, agama, ideology, kebatinan, kenesenian dan semua unusr yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia. Yang hidup sebagai anggota masyarakat. Selanjtunya cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan piker dari orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah. Semua karya, rasa dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar, bahkan seluruh masyarakat. 

Opini :
Menurut saya, dari pengetian tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.

Minggu, 26 September 2010

Tugas ISD

Diposting oleh Rr.Raharjeng TW (ajeng) di 21.56 0 komentar
Nama : Rr. Raharjeng TW
NPM : 15110521
Kelas : 1Ka26

ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI SALAH SATU MATA KULIAH DASAR UMUM

Menghadapi masalah-masalah dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, demikian pula untuk memenuhi tutuntutan masyarakat dan negara , maka diselenggarakan program-program pendidikan umum.

1.Tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi adalah :

1. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebagai anggota masyarakat dan bangsa serta agama.

2. Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang timbul di dalam masyarakat Indonesia.

3. Memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner, dan mampu memahami pikiran para ahli berbagai ilmu pengetahuan, sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi
Jadi pendidikan umum yang menitikberatkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa.

Ilmu Sosial Dasar
Mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. demikian juga berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.



Pendidikan umum yang diselenggarakan oleh universitas dan institut kemudian dikenal dengan mata kuliah dasar umum atau MKDU yang terdiri dari beberapa mata kuliah, yaitu :
1) Agama
2) Kewarganegaraan
3) Pancasila
4) Kewiraan
5) Ilmu Budaya Dasar
6) Ilmu Sosial Dasar

Study kasus :

Beberapa data terakhir menunjukkan indikasi mengkhawatirkan di mana pengangguran terdidik meningkat signifikan. Jumlah penganggur di kalangan terdidik sampai Februari 2010 mencapai 1,1 juta orang. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah pengangguran terdidik pada 2004, 585.000 orang. Gejala ini perlu kita cermati. Peningkatan jumlah pengangguran terdidik mungkin akibat ketidaksesuaian antara apa yang dihasilkan (supply) dengan apa yang dibutuhkan (demand) industry

Sumber : www.google.com.

Opini : Menurut saya, untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin hari semakin bertambah,maka untuk itu perlu di adakan pendidikan umum di perguruan tinggi agar mereka peka terhadap masalah sosial yang sedang terjadi di Indonesia. Supaya setelah lulus dari perguruan tinggi mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran.


2. Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang
    mempunyai seperangkat pengetahuan yang terdiri atas:

1. Kemampuan akademis ;

adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, maupun berpikir logis, kritis, sitematis, dan analitis, memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, serta mampu menawarkan alternative pemecahannya.
Ilmu Sosial Dasar – ATA 07/08 Halaman 3 dari 6

2. Kemampuan professional ;

adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dengan kemampuan ini, para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

3. Kemampuan personal ;

adalah kemampuan kepribadian. Dengan kemampuan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, dan tingkah laku, dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.


Study Kasus :

Daya saing dan produktivitas suatu negara ditopang oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena itu, institusi pendidikan harus mampu mengembangkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan sektor industri atau pasar tenaga kerja. Mereka harus membangun blueprint pendidikan yang terkait dengan strategi dan tahapan industri. Sejarah menunjukkan, negara-negara di Eropa membangun universitas-universitas di awal abad ke-11 yang nantinya menghasilkan revolusi industri melalui serangkaian penemuan teknologi. Jepang juga melakukan hal serupa. Amerika Serikat (AS) mencapai posisinya seperti sekarang lantaran ditopang SDM berkualitas. Pertumbuhan China berjalan seiring dengan komitmen nasional memajukan pendidikan. Lantas bagaimana dengan Indonesia? Harus diakui, kita masih terfokus pada basic-education.

Sumber : www.google.com

Opini : Menurut saya, untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,maka para lulusan perguruan tinggi di harapkan memiliki kemampuan akademis,professional dan kemampuan personal. Agar dapat memajukan Indonesia dalam berbagai bidang, sehingga Indonesia dapat bersaing dengan negara negara maju lainnya.

3. Latar belakang diberikannya ISD

Latar belakang diberikannya ISD adalah banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan kita oleh sejumlah para cendikiawan, terutama sarjana pendidikan, sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan kita berbau colonial, dan masih merupakan warisan sistem pendidikan Pemerintah Belanda, yaitu kelanjutan dari politik balas budi yang dianjurkan oleh Conrad Theodhore van Deventer. Sistem ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terampil untuk menjadi “tukang-tukang” yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi, perdagangan, teknik dan keahlian lain, dengan tujuan ekspoitasi kekayaan Negara.

Study Kasus :

Ternyata sekarang masih dirasakan banyaknya tenaga ahli yang berpengetahuan keahlian khusus dan mendalam,sehingga wawasannya sempit. Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks.
Hal lain, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang “elite” bagi masyarakat kita sendiri, kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. Perguruan tigngi seolah-olah menara gading yang banyak menghasilkan sarjana-sarjana “tukang” tidak mau dan peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.


Opini :Menurut saya, karena banyak sarjana sarjana yang kurang peka atau tidak peduli terhadap denyut kehidupan dan perkembangan masyarakat,maka ilmu sosial dasar bisa memberikan pandangan yang lebih baik,sehingga mereka dapat lebih peka terhadap denyut kehidupan dan perkembangan di masyarakat.

4.Pengertian ISD

Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah social, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social (seperti geografi social, sosiologi, antropologi social, ilmu politik, ekonomi, psikologi social, dan sejarah).

Ilmu sosial dasar adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi , dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkugnan sosialnya dapat menjadi lebih besar.

Study Kasus :

Pengetahuan yang didapat melalui Ilmu sosial dasar, diharapkan para mahasiswa akan mampu menyesuaikan diri berkat penghayatan akan arah perkembangan dalam masyarakat. Setelah menyesuaikan diri secara mantap, paling tidak ia mampu mengetahui ke arah mana pemecahan jalan keluar suatu permasalahan itu harus ditempuh. Masalah-masalah sosial yang berkembang sedemikian kompleks, baik yang bersifat lokal, regional, nasional maupun internasional seperti pengangguran, urbanisasi, penyelundupan dan kriminalitas, kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.

Sumber : www.google.com
Opini : Menurut pendapat saya ilmu sosial dasar, dapat memberikan suatu penyelesaian dari masalah yang terjadi di sekitar kita dan agar tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan.

Sumber :
http://windysukmawan.blogspot.com.html
http://iwayanlukman.blogspot.com.html
www.google.com

 

Rr.Raharjeng TW's bLog Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review